Tag Archives: pesan vest

benang-rajut

Jenis-jenis Benang Rajut, Kegunaannya, dan Beratnya

Postingan kali ini bakal menjelaskan lebih jauh mengenai berbagai macam tipe benang rajut yang mana tentunya dapat menjadi catatan bermanfaat untuk mengingatkan saya sendiri, dan semoga kalian juga, tentang benang rajut dan kemungkinan penggunaannya dalam project crochet mendatang.

Meskipun saya masih pemula dalam bidang crochet ini, tapi keinginan saya untuk belajar dan terus berlatih membuat saya mengusahakan daya-upaya dalam ber-crochet-ria dengan menyetok *yups* puluhan benang berbagai tipe sebagai penyemangat untuk terus berkarya XD Tentunya saya akan meng-update crochet‘an yang telah saya buat nanti di akun IG Stellar.Crochet.

Tanpa memperbanyak intro lagi, mari kita telisik lebih jauh tentang ragam benang rajut!

1. Katun.

Hakpen yang disarankan: 3-4 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 3 mm.

Tekstur padat dan tingkat kehalusan rata-rata benang katun merupakan benang yang fleksibel dan adem untuk dijadikan material bermacam jenis rajutan. Selain itu, benang ini merupakan benang paling umum sehingga dapat dengan mudah didapatkan. Kamu bisa membuat berbagai macam hiasan ornamen-ornamen kecil dari benang ini, sarung bantal, taplak meja, pegangan cangkir, topi, atau amigurumi.

Namun, perlu diwaspadai, karena benang rajut ini adalah benang rajut yang kuat, maka dapat mempertegas apabila ada kesalahan dalam pola rajutanmu.

2. Katun Halus.

Hakpen yang disarankan: 4 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 3 mm.

Benang katun halus merupakan benang yang lebih halus daripada benang katun (biasa). Dengan tingkat kehalusan tersebut, benang ini cocok digunakan untuk merajut outerwear seperti cardigan, rompi atau atasan. Dapat pula untuk selimut dan project-project bayi (baby boots, gloves, hat).

3. Katun Big PLY.

Hakpen yang disarankan: 6 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 4 mm.

Kepadatan benang katun Big PLY adalah 2x lipat dari benang katun biasa.

Kepadatan benang ini membuat Big PLY dapat digunakan untuk project-project seperti baby stuff, alas duduk, slippers, tas santai, topi, atau amigurumi. Atasan, sweater atau cardigan juga menjadi opsi project untuk knitting.

4. Nilon.

Hakpen yang disarankan: 4-5 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 3.5 mm.

Bertekstur padat namun terlihat ringan, sedikit licin dan kaku, adalah segelintir kekhasan benang nilon. Akan tetapi, benang ini dapat langsung teridentifikasi dari teksturnya yang licin serta benangnya yang terlihat mengkilap. Benang nilon dapat digunakan untuk merajut tas dan dompet. Berhati-hatilah untuk tidak menjadikannya material pakaian karena benang ini tidak cocok untuk wearable projects!

5. Rayon Viscose.

Hakpen yang disarankan: 3-4 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 3 mm.

Benang rayon memiliki tekstur yang halus, tipis, berkilau dan agak licin. Mirip dengan benang nilon. Akan tetapi, benang nilon lebih berkilau dan licin, sedangkan benang rayon lebih halus, adem, dan tidak kaku. Terkadang buruknya kualitas atau pengerjaan rajutan/crochet benang rayon dapat menyebabkan benang pecah/hancur/terburai. Karena benang ini lebih halus, (dan juga murah), maka dapat dijadikan material untuk project wearable semacam syal, atas (cardigan/rompi), perlengkapan bayi (boots, hat), dan banyak lagi.

6. Polyester.

Hakpen yang disarankan: 3-5 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 3 mm.

Polyester sedikit berbeda dengan benang-benang sebelumnya karena mempunyai tekstur yang padat nan kaku. Untuk warna, meskipun tidak bisa dibilang berkilap namun jika dibandingkan dengan katun, polyester memang agak terlihat berkilap. Benang polyester dapat digunakan untuk project rajutan tas, purse, dompet, topi, dan dekorasi/ornamen. Benang polyester sembur (**beberapa warna dalam satu gulung benang) umum ditemukan di Indonesia. Dengan berbagai macam warna dalam satu gulungnya, akan menjadi sangat menarik untuk dijadikan macam-macam jenis dekorasi/ornamen. Ada pula polyester twist dimana jenis ini merupakan penggabungan 3ply benang polyester (biasa). Ketebalan yang lebih daripada polyester biasa, maka lebih cocok menggunakan hakpen 5-6 untuk polyester twist.

7. Acrylic / Akrilik.

Hakpen yang disarankan: 4-5 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 4 mm.

Umumnya, benang Akrilik adalah benang yang sering digunakan untuk berbagai macam project (terutama di luar negeri), dan beredar luas. Benang ini mempunyai tekstur halus berserat dengan bulu tipis yang hangat. Akrilik dapat dicuci dengan baik dan ekonomis dimana menjadikannya sebagai benang yang cocok sebagai pilihan pertama untuk pemula crocheting. Benang ini seringkali digunakan untuk project rajutan wearable karena tidak gatal di kulit. Selain project wearable seperti atasan, syal, sweater, juga cocok untuk dijadikan selimut dan sprei (bed cover).

Benang Akrilik produksi luar lebih berkualitas untuk project wearable karena tidak akan membuat gatal kulit daripada Akrilik lokal yang lebih panas dan kadang gatal. Beberapa rekomendasi Akrilik (ataupun benang katun) impor adalah Red Heart, Alize, Ice, and Lily Sugar’n Cream. Merk-merk benang lainnya yang direkomendasikan yaitu Caron Simply Soft, Wool and the Gang, dan Happyberry.

8. Akrilik Linen.

Hakpen yang disarankan: 5-6 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 4 mm.

Akrilik linen menyerupai benang Akrilik, namun tanpa bulu. Seperti halnya benang Akrilik, Akrilik Linen pun dapat digunakan untuk project wearable.

9. Mabel & Big Mabel.

Hakpen yang disarankan: 3-4 mm (Mabel) & 5 mm (Big Mabel).

Jarum Rajut yang disarankan: 3 mm (Mabel) & 4 mm (Big Mabel).

Tekstur benang Mabel adalah halus dan sedikit berkilap. Untuk Big Mabel, mempunyai diameter benang 2x lebih daripada Mabel. Project atasan, taplak/tatakan, tempat tisu dapat menggunakan benang Mabel. Untuk benang Big Mabel dapat digunakan untuk tas, slippers, tutup galon, sarung bantal, dan amigurumi.

10. Kur.

Hakpen yang disarankan: 7 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 4 mm.

Biasanya, kita mengenal kur adalah tali pramuka. Nah, sekarang ada yang namanya benang Kur! Tentu saja benang Kur ini digunakan untuk merajut (crochet/knitting). Benang Kur mempunyai tekstur yang licin dan tidak berbulu dengan diameter agak besar. Benang Kur yang kokoh dapat menjadi material untuk pembuatan tas, dompet, dan pelengkap peralatan dapur (tatakan).

11. (Slub) Bulky.

Hakpen yang disarankan: bergantung pada project dan besarnya Bulky (6-10 mm).

Jarum Rajut yang disarankan: bergantung pada project dan besarnya Bulky/Slub Bulky (6-10 mm).

Jika kamu ingin membuat project-project semacam syal, sweater dan topi (kupluk), maka benang Bulky adalah pilihan yang sangat tepat. Material ini terbuat dari serat kapas sehingga memiliki tekstur halus bagaikan kapas namun kuat, berbulu, dan tebal (menghangatkan). Benang Bulky dapat dengan mudah dikenali dengan per-ply yang tidak rata/besar-kecil bergantian.

12. Mohair.

Hakpen yang disarankan: 8 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 5-7 mm.

Benang ini mempunyai tekstur halus yang sangat berbulu, dan begitu indah. Mohair sangat pas sebagai material untuk membuat syal bulu.

13. Benang Curly.

Hakpen yang disarankan: 6-8 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 5-7 mm.

Diantara (Slub) Bulky dan Mohair, terdapat benang Curly. Tekstur benang Curly selain halus, lembut dan berbulu (keriting). Serupa dengan Bulky, karena teksturnya yang berbulu menghangatkan tsb maka cocok untuk dibuat syal, rompi tebal, sweater, topi (kupluk). Terkadang ada pula benang Curly yang lebih tebal daripada biasanya dengan tekstur yang lebih berbulu, tapi tidak seberbulu benang Mohair.

14. Lace Yarn.

Hakpen yang disarankan: 2 mm.

Jarum Rajut yang disarankan: 2 mm.

Seperti namanya, benang Lace digunakan untuk merenda karena teksturnya yang tipis dan ringan. Notabene digunakan untuk taplak ataupun pembuatan dekorasi/ornamen.

Diantara (Slub) Bulky dan Mohair, terdapat benang Curly. Tekstur benang Curly selain halus, lembut

15. Sutra. Sutra merupakan benang yang tipis dan berkilau, benang yang tergolong sangat kuat. Jarang digunakan untuk crochet.

16. Berbagai ragam benang novelty seperti gabungan benang rayon yaitu Ribbon, Bouclé, Chenille, Faux Fur. ( Mampir postingan berikut untuk info lebih lanjut >> https://yuuraa.wixsite.com/stellarcrochet/single-post/2017/08/01/2-Tipe-Kategori-Benang-Rajut )

17. Katun Kinlon & Minlon. Kedua benang ini adalah benang yang sejenis, dan merupakan benang katun dengan tekstur yang lembut, ringan dan hangat dikulit. Bisa dijadikan syal karena dapat mengembang, maupun amigurumi.

18. Smock. Merupakan benang dari bahan rayon yang dikhususkan untuk dijadikan material benang menghias pinggiran jilbab.

Beberapa jenis benang dengan tekstur berbulu lainnya:

Kalavin. Halus lembut & keriting. Hakpen yang disarankan: 8-10 mm (tergantung project). Jarum Rajut yang disarankan: 7-10 mm (tergantung project).

Corduroy. Halus dan berbulu layaknya beludru. Hakpen yang disarankan: 8. Jarum Rajut yang disarankan: 7-8 mm.

Furr. Halus dengan bulu yang agak panjang. Hakpen yang disarankan: 8 mm. Jarum Rajut yang disarankan: 7-8 mm.

Mungkin kamu akan mengenali benang wol sebagai benang rajut yang paling umum ditemukan pada knitting/crocheting. Tidak salah lagi. Beberapa jenis benang wol sebenarnya sudah disebutkan diatas. Beberapa contoh benang wol ada yang dari tipis hingga tebal. Benang wol yang tipis contohnya adalah wol merino yang digunakan untuk merenda yang mudah berserabut. Benang wol yang lebih tebal dikategorisasikan dalam 6-8 atau lebih plies. Benang wol yang tebal-tebal tersebut seringkali terlihat dengan mudah dalam wujud syal yang tebal berbulu (terbuat dari wol). Terlepas dari fakta bahwa wol merupakan benang yang umumnya digunakan untuk merajut karena teksturnya dan daya tahannya yang baik, sebagian orang menganggap benang wol tidak begitu nyaman di kulit. (Beberapa tipe benang wol: Merino, Shetland, Icelandic (kuat tapi dapat melar), Virgin, Washable, dalam Dummies-Crafts-Knitting).

[Referensi gambar dan penjelasan dari Aroha Knits & PinsDaddy]

Lace/Renda: Salah satu benang yang berdiameter paling kecil. Oleh karena itulah, benang ketebalan jenis ini digunakan untuk merenda karena ringan dan tipis. Sangat bagus untuk merenda bagian pinggir dari sebuah project.

Fingering: Ini juga umumnya digunakan untuk merenda dengan ketebalan yang agak lebih tebal daripada lace. Umumnya digunakan untuk merenda syal.

Sport (dan DK): Beratnyanya 2x lipat melebihi benang fingering. Paling umum digunakan untuk merajut kaos kaki.

Worsted (dan Aran): Benang dengan berat yang paling umum digunakan dan cocok bagi pemula untuk mulai merajut dan dapat dikatakan bahwa benang yang paling bagus untuk diterapkan pada project apapun. Aran agak lebih berat daripada worsted, tetapi keduanya dapat digunakan untuk beragam project.

Bulky (dan Chunky): Dengan menggunakan benang jenis ini, kamu dapat membuat sesuatu dengan cepat. Hasil akhir menggunakan benang ini adalah sangat besar dan tebal cocok untuk penutup kepala dan syal. Tidak diperuntukkan guna pola rajut yang rumit karena ketebalan benang yang sangat tebal.

Beruntung jika kamu mendapatkan akses untuk benang impor karena kamu akan mendapatkan rincian detail benang rajut (bahan, berat/ply, rekomendasi, ukuran hakpen, dsb). Tentunya hal tersebut dapat membantu pemula dalam project knitting/crocheting. Nahasnya, banyak merk-merk lokal benang rajut Indonesia tidak menyediakan detail sedemikian rupa. Beberapa bahkan tidak menyertakan rincian apapun pada benangnya. Jadi, apabila kamu khawatir akan merusak langkah awalmu, mintalah pada penjaga toko benang akrilik karena benang ini adalah benang paling dasar yang dapat kamu gunakan untuk beragam project. Tak perlu khawatir karena benang akrilik dapat dicuci dengan baik dan murah, dapat kamu temukan bahkan di toko benang rajut yang kecil sekalipun. Pilihan lain untukmu adalah benang katun. FYI, benang-benang lokal tersebut mudah sekali pecah pada ujungnya. Jika kamu mendapat masalah dengan hal tersebut, tipsnya adalah, potong benang agak miring dengan gunting yang benar-benar tajam agar tidak mudah kusut dan pecah pada ujungnya. Kamu juga dapat menggunakan pemantik, namun berhati-hatilah karena benang dapat mudah terbakar.

Sekian, itulah beberapa masalah yang tentunya akan kamu hadapi ketika menggunakan beberapa merk benang lokal Indonesia selain keuntungannya yang mudah didapatkan dan murah. Dengan keuletan yang tiada henti untuk mengasah skill knitting/crocheting mu, kamu akan dengan segera menjadi bersemangat menggunakan benang rajut yang lebih berkualitas. Disitulah online shop berperan dalam memberikan akses benang rajut yang lebih beragam untukmu. Saya akan memberikan sebuah artikel yang berisi tentang toko benang rajut online yang saya rekomendasikan dan dapat dipercaya segera!